Peran ZISWAF untuk Penguatan Ekonomi Umat dan Aplikasinya dalam Pendampingan Perencanaan Keuangan Islam Bersama PCIM Malaysia
Institute for Research and Community Service, Surya Abdimas
SINTA
Abstract
Keberdayaan ekonomi diperoleh jika pengelolaan harta kewarisan Islam dilakukan dengan baik. Harta peninggalan bisa menjadi sumber permasalahan yang sering terjadi di masyarakat. Padahal, harta warisan dapat meningkatkan kesejahteraan individu, baik sebagai modal usaha baru maupun usaha yang sudah ada. Pemanfaatan harta warisan juga dapat memberi kontribusi pada negara dan umat melalui pajak dan filantropi Islam. Centre for Mawarith Studies Unida Gontor melaksanakan edukasi kewarisan Islam dengan pendekatan bersifat unik, mengedepankan keharmonisan dan kemakmuran keluarga dalam setiap solusi yang diberikan atas konflik kewarisan yang ada, tetapi tidak meninggalkan kaidah kewarisan Islam yang bersumber dari al-Qur’an, hadits dan ijma’sahabat. Bagaimana peserta edukasi mengelola harta kewarisan Islam setelah mendapatkan edukasi menjadi hal penting untuk dikaji. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis datanya bersifat induktif dengan mengambil responden dari peserta edukasi CMS Unida Gontor. Untuk menganalisis data ini, teori pengelolaan harta kewarisan Islam Amir Syarifuddin dijadikan sebagai sumber utama. Terkait hal ekonomi, teori Perencanaan Keuangan Islam Abdul Qoyum dijadikan dasar analisis.