GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB STRES KERJA BERDASARKAN PERSPEKTIF ORGANISASIONAL, INDIVIDU, DAN LINGKUNGAN DI PT. ADIPRIMA SURAPRINTA
Author
Abstract
Stres kerja merupakan salah satu isu penting dalam kesehatan kerja yang dapat menurunkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan, terutama pada industri percetakan dengan intensitas kerja tinggi seperti PT. Adiprima Suraprinta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stres kerja dan menganalisis faktor-faktor penyebabnya berdasarkan perspektif individu, organisasional, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik random sampling terhadap 112 pekerja. Variabel yang digunakan meliputi tingkat stres kerja sebagai variabel dependen, serta faktor penyebab stres sebagai variabel independen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres kerja dan kuesioner penyebab stres kerja untuk mengidentifikasi sumber stres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres kerja pada kategori sedang (60,7%) dan tinggi (35,7%). Faktor individu yang dominan meliputi beban kerja berlebih (35 responden), masalah pribadi (28 responden), dan ketidakjelasan karier (26 responden). Faktor organisasional mencakup konflik peran, ketidakjelasan tugas, serta tekanan dari atasan. Sementara itu, faktor lingkungan meliputi kemacetan transportasi (33 responden) dan paparan polusi (29 responden). Selain itu, ditemukan pula faktor tambahan seperti kurangnya rasa syukur, perbedaan pendapat dalam tim, serta PHK mendadak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres kerja bersifat multidimensional dan membutuhkan pendekatan terintegrasi, termasuk dukungan psikologis dan nilai spiritual, untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.