Dampak Investasi Singapura dalam Peningkatan Pengelolaan Sampah melalui Circulate Capital di PT Reciki Solusi Indonesia
Author
Abstract
Isu lingkungan saat ini menjadi perhatian oleh banyak negara, Indonesia menjadi salah satu negara yang memerlukan bantuan dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan. Foreign Direct Investment (FDI) Singapura di Indonesia mengalami peningkatan setelah adanya Bilateral Investment Treaty (BIT) di mana hal ini mempengaruhi implementasi investasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, di mana library research menjadi teknik pengumpulan datanya yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini yang menggunakan konsep Foreign Direct Investment (FDI) dan green economy pada investasi Singapura melalui Circulate Capital di Reciki Solusi Indonesia dijelaskan sebagai instrument pembangunan yang memberi dampak positif, khususnya pada sektor lingkungan, yaitu pengelolaan sampah. Investasi Circulate Capital melalui Circulate Capital Ocean Fund (CCOF) dalam pengetahuan, pemeliharaan, hingga pembangunan menjadikan Reciki Solusi Indonesia yang memiliki strategi “Improving Collection and Recovery” lebih besar perannya karena kemitraannya bersama pemerintah kota/kabupaten dalam pembuatan dan peningkatan produktvitas Material Recovery Facilities (MRF) di beberapa kota/kabupaten Indonesia, sehingga membuka lapangan kerja untuk pemberdayaan masyarakat local yang secara tidak langsung menciptakan kesejahteraan social. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang diperintahkan menjaga dan melestarikan bumi dengan tidak berbuat kerusakan karena Islam sendiri dibangun atas dasar kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali orang yang bersih.