Hubungan Tekanan Darah Dan Riwayat Kebiasaan Makan Junkfood Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Kedunggalar
Author
Abstract
Diabetes Melitus menjadi salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang terus meningkat. DM tipe 2 dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya tekanan darah dan riwayat kebiasaan makan junkfood. Hubungan antara tekanan darah dengan DM tipe 2 terjadi akibat penebalan dinding pembuluh darah arteri, yang menyebabkan penyempitan diameter pembuluh darah. Sementara itu, riwayat kebiasaan makan junkfood yang tinggi garam, gula, dan lemak dapat menyebabkan penumpukan lemak, peningkatan kadar gula darah, yang akhirnya menyebabkan resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tekanan darah, dan riwayat kebiasaan makan junkfood dengan kejadian DM tipe 2 di Puskesmas Kedunggalar. Metode penelitian yang digunakan adalah desain case control. Sampel penelitian dihitung menggunakan rumus Lameshow, yaitu sebesar 50 responden pada masing masing kelompok yang di ambil menggunakan purposive sampling. Kriteria Inklusi meliputi pasien DM tipe 2 untuk kelompok kasus dan non-DM tipe 2 kelompok kontrol yang berobat di Puskesmas Kedunggalar, mampu berkomunikasi dengan baik secara tertulis maupun lisan, serta berusia 20-59 tahun. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah tidak normal pada kelompok DM sebesar 67,7% dan riwayat kebiasaan makan junkfood yang tidak baik yaitu sebesar 65%. Hasil uji korelasi terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan darah dengan DM tipe 2 (p-value 0,002; OR=3,622) serta riwayat kebiasaan makan junkfood dengan DM tipe 2 (p-value 0,002; OR=3.451). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tekanan darah tinggi dan riwayat kebiasaan junkfood dengan kejadian DM tipe 2 di Puskesmas Kedunggalar.