HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PERCETAKAN DAN KONVEKSI UNIT USAHA DARUSSALAM GONTOR PONOROGO
Author
Abstract
Implementasi teknologi yang semakin meluas mendorong peningkatan pemanfaatan mesin dalam berbagai proses industri. Penggunaan mesin secara intensif diharapkan dapat mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi produksi secara konsisten, gejala ini juga menimbulkan tantangan berupa peningkatan paparan kebisingan lingkungan kerja. Paparan kebisingan mesin secara terus-menerus dapat memicu stres dan gangguan psikologis pada pekerja, yang pada akhirnya berimbas pada penurunan produktivitas dan menimbulkan kelelahan kerja. Pondok Moderen Darussalam Gontor Ponorogo mengoperasikan sejumlah unit usaha untuk memenuhi permintaan produksi yang besar, sehingga proses produksi mesin dengan kecepat tinggi guna mencapai targat harian produksi, kecepatan ini meningkatkan getaran yang dapat menghasilkan tingkat kebisingan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Apakah terdapat hubungan intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja pada pekerja percetakan dan konveksi unit usaha darussalam gontor ponorogo. Penelitian ini menggunakan Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Penelitian ini mempelajari korelasi antara faktor resiko dengan efek dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus dan diamati secara bersamaan pada anggota populasi selama periode waktu tertentu. Pada hasil uji statistic menggunakan uji chi square didapatakan nilai P-Value sebesar 0,001 atau < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya pada variable Kebisingan memiliki hubungan dengan variable kelelahan kerja pada pekerja percetakan dan konveksi unit usaha darussalam gontor. Oleh karena itu, disarankan untuk mengimplementasikan langkah-langkah pengurangan gangguan guna mengurangi tingkat kelelahan kerja dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan pekerja