Pengaruh Label Makanan Tinggi Lemak Terhadap Pola Jajan, Sikap Pemilihan Makanan, dan Minat Beli Makanan Pada Remaja Putri

Other Ilmu Gizi 2025

Author

AISHA WIDYADANA ABIDIN 422021728002 Ilmu Kesehatan

Abstract

Remaja putri di Batang Jawa tengah memiliki kecenderungan mengkonsumsi lemak berlebih sebanyak 81,5%. Faktor yang mempengaruhi asupan lemak adalah label makanan. Salah satu hal yang terdapat pada label makanan adalah informasi tentang nilai lemak pada suatu produk makanan. Berdasarkan Survey Badan Perlindungan Konsumen bahwa hanya 7,9% konsumen di Indonesia yang membaca label makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh label makanan tinggi lemak terhadap sikap pemilihan makanan, pola jajan, dan minat beli makanan pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental rancangan Time Series Repeated Treatment Design yang dilakukan di SMP N 1 Reban. Sampel penelitian ini terdiri dari satu kelompok dengan tiga kali pengambilan data dan pemberian intervensi label makanan dengan tiga kategori yaitu warna merah untuk makanan tinggi lemak, kuning makanan lemak sedang, dan hijau makanan rendah lemak. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 39 responden siswi kelas IX berusia 13-15 tahun dengan perhitungan sampel menggunakan rumus lameshow. Pola jajan diukur menggunakan kuesioner SQ-FFQ, sikap pemilihan makanan dan minat beli makanan diukur menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji friedman. Hasil : terdapat pengaruh label makanan tinggi lemak terhadap pola jajan (p-value 0,000), sikap pemilihan makanan (p-value 0,000), dan minat beli makanan (p-value 0,000) pada remaja putri. Kesimpulan : terdapat pengaruh label makanan tinggi lemak yang signifikan terhadap pola jajan, sikap pemilihan makanan, dan minat beli makanan pada remaja putri.

Keywords

Label makanan minat beli makanan pola jajan remaja putri sikap pemilihan makanan