ANALISIS CLUSTERING KASUS BUNUH DIRI DI JAWA TENGAH DENGAN MENERAPKAN ALGORITMA K-MEANS

Other Teknik Informatika 2025

Author

KHUSNA AMALIA ZEN 422021618037 Sains dan Teknologi

Abstract

Bunuh diri adalah suatu tindakan yang bertujuan untuk mengakhiri hidup dengan sengaja. Kasus bunuh diri merupakan permasalahan serius yang masih banyak ditemukan di Indonesia, terutama di Jawa Tengah yang mengalami tren peningkatan kasus dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kasus bunuh diri dengan menggunakan algoritma K-Means Clustering berdasarkan atribut rentang usia, metode bunuh diri, dan lokasi kejadian. Pada penelitian kali ini pendekatan CRISP-DM diterapkan untuk proses pengolahan data. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini sebanyak 103 data. Data penelitian diperoleh dari Kepolisian Resor Kabupaten Semarang dan kabupaten Boyolali. Proses analisis menghasilkan tiga kategori risiko: Berisiko Tinggi, Berisiko Sedang, dan Berisiko Rendah, yang divisualisasikan menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Proses evaluasi model dilakukan dengan metode Elbow dan nilai Silhouette Score, yang menunjukkan hasil clustering sudah memadai. Hasil silhouette score yang didapatkan dari penelitian ini sebesar 38% yang mana menunjukkan kualitas pemisahan antar cluster cukup baik. Berdasarkan hasil pengelompokkan, kelompok risiko tinggi didominasi oleh lansia yang menggunakan metode gantung diri di area tempat tinggal. Penelitian ini memberikan wawasan penting terkait pola distribusi kasus bunuh diri di wilayah penelitian. Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif dan terarah, guna mengurangi angka bunuh diri di masa depan.

Advisors

Faisal Reza Pradhana S.Kom., M.Kom. Pembimbing Utama Widya Kurniawan M.Kom. Pembimbing Pendamping

Keywords

Bunuh Diri Klasterisasi K-Means CRISP-DM

Examiners