KLASIFIKASI SENTIMEN ANALISIS PANDANGAN MASYARAKAT INDONESIA TENTANG GELARAN PIALA ASIA QATAR 2024 PADA MEDIA SOSIAL X MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES
Author
Abstract
Di era digital dan kemajuan teknologi, media sosial telah menjadi platform penting bagi pengguna untuk berbagi pemikiran, pendapat, dan perasaan tentang berbagai topik, termasuk acara olahraga seperti Piala Asia. Jadi, penting untuk memahami pandangan dan pendapat masyarakat dengan menganalisis data media sosial. Analisis ini mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral berdasarkan kelas yang telah ditentukan. Teknik analisis data ini menggunakan CRISP-DM, yaitu proses penambangan data berstandar industri yang dimulai dengan wawasan bisnis, pemahaman data, penyiapan data, pemodelan, evaluasi harga, dan implementasi. Fitur dipilih menggunakan teknik pemeringkatan yang memperluas kueri sehingga semua data dikumpulkan berdasarkan kelas tertentu. Jumlah fitur yang dibutuhkan untuk meningkatkan akurasi. Langkah selanjutnya adalah menerapkan teknik algoritma klasifikasi, dengan teknik Naive Bayes. Hasil klasifikasi menggunakan metode Naive Bayes pada penelitian ini memiliki tingkat akurasi sebesar 92%. Setelah dilakukan proses validasi menggunakan K-Fold cross validation, nilai akurasi yang diperoleh dari Naïve Bayes sebesar 92%. Berdasarkan hasil klasifikasi model, sentimen netral mendominasi dengan hasil akurasi sebesar 64,1%, untuk sentimen positif memiliki hasil akurasi sebesar 33,6%, dan untuk sentimen negatif, hasil yang benar adalah 2,3%. Hasil akurat ini menunjukkan banyak data yang netral pada Piala Asia 2024 di Qatar. Hal ini menunjukkan banyaknya tweet yang mengungkapkan sikap netral terhadap tuan rumah Piala Asia 2024 di Qatar. Karena pada penyelenggaraan kali ini para peserta perlombaan tidak banyak dirugikan oleh panitia penyelenggara ataupun wasit dan lain sebagainya. Kemudian para penggemar juga antusias mengikuti gelaran Piala Asia Qatar 2024 hingga berakhirnya acara tersebut karena tidak ada nya indikasi kecurangan dan merugikan pihak tim tamu dalam gelaran tersebut.