Pengaruh Media Tanam dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Akar Putri Malu terhadap Pertumbuhan Tanaman Pegagan (Centella asiatica)
Author
Abstract
Tanaman Pegagan (Centella asiatica) merupakan tanaman obat yang sudah banyak digunakan di Indonesia. Tanaman Pegagan yang dibudidayakan di lahan terbuka akan menghadapi kendala berupa semakin berkurangnya ketersedian Pegagan di alam. Kendala lainnya yang terdapat pada petani Pegagan berupa kurangnya ilmu dalam pembudidayaannya. Maka dari itu diperlukan pembudidayaan Pegagan untuk menjaga ketersediaannya Pegagan agar tidak punah jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dan petani tetap mengumpulkan Pegagan secara liar. Penelitian dilakukan di kebun Program Studi Agroteknologi Universitas Darussalam Gontor selama 3 bulan dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan yang disusun secara faktorial. Rancangan ini dilaksanakan dengan 8 taraf dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Faktor pertama adalah media tanam yang terdiri atas dua taraf yaitu: Tanah (M0), Tanah + Sekam bakar 1:1 (M1), Tanah + Sekam bakar + Pupuk kandang sapi 1:1:1 (M2), Tanah + Sekam bakar + Pupuk kandang sapi 1:1:1 (M3). Faktor kedua adalah Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: Kontrol (P0), PGPR akar putri malu 10ml/L (P1), PGPR akar putri malu 15ml/L (P2), PGPR akar putri malu 20ml/L (P3). Perlakuan M2 memberikan hasil yang paling signifikan pada jumlah daun, jumlah stolon, analisis klorofil, dan berat kering daun. Serta memberikan hasil yang terbaik namun tidak berbeda nyata pada berat panen dan berat basah daun. PGPR akar putri malu tidak memberikan hasil yang berbeda nyata antar perlakuan. Kombinasi PGPR akar putri malu dan media tanam tidak dapat meningkatkan produktivitas tanaman Pegagan secara signifikan.