FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus PADA SEDIAAN Mouthwash EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea Americana Mill) DENGAN PEMANIS ALAMI STEVIA
Author
Abstract
Masalah kesehatan gigi yang sering terjadi diantaranya adalah bau mulut dan plak gigi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Pertumbuhan bakteriStaphylococcus aureus yang berlebihan pada rongga mulut mengakibatkan terbentuknya plak gigi yang tidak bisa dihentikan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif untuk mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, berupa sediaan obat kumur atau mouthwash sebagai antimikroba. Daun alpukat memiliki kandungan senyawa flavonoid yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Sediaan mouthwash ekstrak daun alpukat dengan pemanis alami stevia dipilih karena tidak mengandung alkohol dan praktis digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sediaan mouthwash ekstrak daun alpukat (Persea Americana Mill) dengan pemanis alami stevia terhadap daya hambat pada bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan metode disc diffusion (cakram) pada pengujian daya hambat dan SPSS 16.0 one way ANOVA sebagai pengukur analisis statistik data. Hasil yang didapatkan berdasarkan karakteristik sediaan mouthwash ekstrak daun alpukat yaitu memiliki warna kuning kecoklatan hingga coklat tua, beraroma mint, memiliki rasa manis sedikit menyegarkan, dan berbentuk larutan. rata-rata daya hambat setiap masing-masing konsentrasi 10%, 15%, dan 20% sebesar 9,867 mm, 10,383 mm, dan 13, 550 mm. Dari hasil uji one way ANOVA menunjukan nilai signifikansi yaitu 0,000 (ρ>0,05), hal ini menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dari setiap konsentrasi formulasi terhadap luas daya hambat bakteri Staphylococcus aureus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mouthwash dengan konsentrasi ekstrak daun alpukat 20% merupakan sediaan yang paling berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, dikarenakan tingginya daya hambat yang diperoleh dengan nilai rata-rata 13,550 mm.