Efek Penambahan Durasi Penyinaran Dan Variasi Warna Lampu Light Emitting Diode (LED) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.)

Other Agroteknologi 2024

Author

Muhammad Fahmi Alfarizi 412020631017 Sains dan Teknologi

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tengah dan sering digunakan sebagai penyedap masakan. Di Indonesia, bawang merah digunakan sebagai bahan pelengkap makanan seperti bumbu penyedap dan juga digunakan sebagai obat. Bawang merah menjadi komoditas tanaman sayuran yang semakin lama terus mengalami peningkatan kebutuhan seiring dengan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Cahaya matahari memiliki peran penting dalam fotosintesis. Kekurangan cahaya dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Dengan meningkatnya permintaan bawang merah yang tidak diimbangi dengan konsistensi produktivitas, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan produktivitas bawang merah. Penelitian ini fokus pada efek penggunaan lampu LED (Light Emitting Diode) sebagai penyinaran tambahan terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penelitian dilakukan pada periode matahari terbenam tepatnya mulai pukul 18.00 WIB hingga malam dengan durasi penyinaran 3, 6, dan 9 jam. Variabel yang diukur mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan kering umbi, diameter umbi, dan jumlah anakan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan variasi warna lampu LED memberikan dampak positif terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, warna merah berpengaruh paling signifikan. Tambahan durasi penyinaran dengan lampu LED merah selama 9 jam menghasilkan pertumbuhan paling optimal, dengan jumlah daun dan tinggi tanaman mencapai nilai tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, penelitian ini menyajikan informasi penting tentang penggunaan lampu LED untuk meningkatkan produktivitas bawang merah, dengan fokus pada kombinasi warna dan durasi penyinaran yang optimal.

Keywords

Bawang merah Lampu LED Fotosintesis

Examiners