Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays L. saccharata) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Urine Kelinci dan Fosfat
Author
Abstract
ARIF SYAHDANI. Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays L. saccharata) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Urine Kelinci dan Fosfat. Dibimbing oleh UMI ISNATIN dan USE ETICA. Permintaan jagung manis (Zea mays L. saccharata) terus meningkat hingga 1 – 1,5 ton per hari. Sayangnya, produktivitas jagung manis di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga harus mengimpor dari negara lain. Peningkatan produktivitas jagung manis dalam negeri dapat dilakukan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi melalui pemberian pupuk organik, seperti pupuk organik cair dari urine kelinci. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui respon pertumbuhan dan produksi jagung manis terhadap pemberian poc urine kelinci, (2) mengetahui respon pertumbuhan dan produksi jagung manis terhadap pemberian fosfat, (3) mengetahui interaksi poc urine kelinci dan fosfat terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan menggunakan 2 faktor dan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian poc urine kelinci maupun fosfat tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Interaksi poc urine kelinci dan fosfat berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan diameter batang umur 30 dan 40 hst, berat jagung dengan klobot, dan berat jagung tanpa klobot. Interaksi yang meningkatan pertumbuhan dan produksi secara signifikan terjadi pada perlakuan K1P2 (urine kelinci + SP-36).