Yusuf Al-Qaradhawi's View on Extremism in Islam

Other Aqidah dan Filsafat Islam 2024

Author

ZAHRA USWAH HASANAH 412020223089 Ushuluddin

Abstract

EKSTREMISME DALAM ISLAM MENURUT PANDANGAN YUSUF AL-QARADHAWI Zahra Uswah Hasanah 412020223089 Maraknya isu-isu ekstremisme, seperti menarik banyak kontroversial. Ekstremisme memasuki ranah politik, sosial, dan keagamaan. Doktin radikal dan tindakan ekstrem berbau kekerasan yang dikaikan erat dengan ajaran keagamaan. Menimbulkan banyaknya kesalahpahaman dalam sudut memandang agama, khususnya pada umat beragama itu sendiri. Tarik-menarik kesimpulan dalam menilai agama antara satu dengan lainnya, juga dalam penilaian memandang ajaran suatu kelompok keagaman. Pada hakikatnya agama merupakan bimbingan yang berisikan ajaran-ajaran bagi manusia demi terwujudnya ketenangan, kedamaian dan kesejahteraan kehidupan. Sebagaimana Islam, agama rahmatan lil ‘alamin, mengajarkan kedamaian dan menghormati kemajemukan. Sedangkan permasalahan ekstremisme dalam Islam melahirkan perpecahan antar umat manusia. Tak lain disebabkan karena adanya perbedaan pandangan antar sesama umat beragama dalam menyikapi ajaran keagamaan. Sehingga agama terkesan kaku. Yusuf Al-Qaradhawi sebagai salah satu tokoh ulama muslim dan juga aktivis gerakan Islam, mengangkat permasalahan ini sebagai permasalahan kompleks dan serius. Pada penelitian ini penulis menganalisa teks permasalahan ekstremisme dalam Islam menurut pandangan Yusuf al-Qaradhawi. Penulis menggunakan pendekatan filsafat untuk menganalisa pandangan Yusuf al-Qaradhawi pada permasalan ini, untuk mengasumsikan fokus penelitian pada studi ekstremisme dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-analisis-deskriptif. Dan setelah menganalisa dan mengkaji permasalahan ekstremisme dalam Islam berdasarkan pandangan yang dikemukakan Yusuf Al-Qaradhawi, ditemukan bahwa ekstremisme merupakan sikap berlebih-lebihan dalam beragama yang dapat membinasakan umat beragama sebab menyebabkan kesesatan. Ekstremisme dalam Islam memiliki beberapa faktor, diantaranya: Diantaranya: pertama, Lemahnya pengetahuan tentang hakikat agama. kedua, lemahnya pengetahuan tentang sejarah, kebenaran ajaran Agama, sunnatullah, dan kehidupan. Ketiga, fanatisme. Keempat, eklusivisme. Dan terakir, adanya Perbedaan paham dalam ajaran Agama. Al-Qaradhawi juga memberikan karakteristik khusus dalam permasalahan ini, diantaranya: penolakan terhadap keberagaman umat, kekerasan yang tidak adil dalam penyalahgunaan kekerasan atau kekuasaan, pemahaman literasi yang tidak seimbang, penolakan terhadap pembaharuan, fanatisme terhadap pemikiran dan metodologi tertentu, dan penolakan terhadap demokrasi. Dalam penelitian ini juga ditemukan upaya mengatasinya dalam konsep Islam Wasathiyyah, sebagai pemahaman yang menanamkan hakikat agama yang membawa kedamaian dan perdamaian untuk umat beragama.

Keywords

Ekstremisme dalam Islam Yusuf Al-Qaradhawi