"Formulasi dan Evaluasi Sediaan Hand Cream Dengan Variasi Ekstrak Kulit Pisang Ambon Lumut (Musa acuminata Linn) Sebagai Humektan"

Other Farmasi 2024

Author

SITI HIFDHATUL MUJAHIDAH 412020718050 Ilmu Kesehatan

Abstract

Kulit pisang ambon lumut (Musa acuminata Colla) merupakan bagian tanaman yang tidak dimanfaatkan sepenuhnya, padahal kulit pisang ambon lumut mengandung sukrosa. Sukrosa dapat digunakan sebagai alternatif humektan alami yang dapat diformulasikan dalam sediaan hand cream dengan manfaat untuk mengurangi penguapan air dari kulit, terutama kulit tangan. Kulit tangan adalah bagian tubuh yang memiliki kelenjar keringat ekrin sehingga lebih mudah untuk mengalami kekeringan pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil evaluasi sediaan hand cream dengan variasi konsentrasi ekstrak kulit pisang ambon lumut sebagai humektan dalam melembabkan kulit dan memenuhi persyaratan sediaan krim dalam SNI. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan lima formula sediaan hand cream yang memiliki tiga variasi konsentrasi ekstrak yang berbeda, yaitu F1 (2.5%), F2 (5%), F3 (7.5%), F4 dibuat sebagai basis krim, dan F5 yang dibuat sebagai pembanding, dengan menambahkan gliserin 2%. Identifikasi kandungan sukrosa dalam ekstrak dilakukan dengan menggunakan uji Selliwanoff. Hasil uji karakteristik sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas dipercepat, uji iritasi pada sukarelawan, dan uji skin moisture analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memenuhi persyaratan organoleptis, homogenitas, dengan rentang nilai pH 5,4-6,2, daya sebar 5-5.04 cm, tidak mengiritasi kulit dan meningkatkan kelembaban pada kulit. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit pisang ambon lumut dapat diformulasikan sebagai alternatif humektan dalam sediaan hand cream dengan formulasi terbaik yaitu formula 3 yang mengandung ekstrak 7,5% sebanyak 2.25 gram.

Keywords

Kulit Pisang Pisang Ambon Lumut Humektan Hand Cream