ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN COVID DI INTENSIVE CARE UNIT RSUD DR.MOEWARDI

Other Farmasi 2024

Author

DINDA CANDRA NIRWANA 412020718018 Ilmu Kesehatan

Abstract

Covid adalah penyakit yang dapat menginfeksi atau menyerang sistem saluran pernapasan yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut (severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 atau SARS –CoV-2). Pasien covid umumnya memiliki penyakit penyerta yang dapat menyebabkan pengobatan pasien meningkat. Banyaknya obat yang digunakan pada pasien covid di ICU berpotensi menyebabkan interaksi. Interaksi obat adalah interaksi antara dua obat atau lebih ketika dikonsumsi secara bersamaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran interaksi obat dan untuk mengidentifikasi interaksi obat berdasarkan level signifikasi klinis. Metode penelitian yang dilakukan merupakan penelitian non eksperimental. Jenis penelitian ini adalah observasional retrospektif dengan metode analisis secara deskriptif. Data potensi interaksi obat dianalisis dengan Drug Interaction Checker diaplikasi Medscape. Hasil analisis menunjukan bahwa 63 dari 144 pasien penderita covid mengalami interaksi obat dengan presentse interaksi sebanyak (43,75 %). Pasien covid didominasi oleh laki - laki (55,6 %) dan lansia berusia > 60 tahun (43,75 %). Penyakit penyerta yang paling banyak ditemui pada pasien covid adalah diabetes (23,6 %) dan hipertensi (11,1 %). Kombinasi obat yang sering berpotensi interaksi adalah levofloxacin dan dexamethasone. Hasil interaksi obat dengan kelompok minor sebanyak (23,8 %), moderat sebanyak (70,14%) dan mayor sebanyak (5,97%). Dan dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat potensi interaksi obat pada pasien covid di ICU RSUD Dr.Moewardi.

Keywords

Covid Intensive Care Unit Interaksi Obat