Analisis Pengaruh Faktor Organisasi Terhadap Burnout Tenaga Kerja PT.Putra Perkasa Abadi Jobsite MLP
Author
Abstract
Isu kesehatan mental saat ini menjadi tantangan global dalam konteks dunia kerja, salah satu manifestasi gangguan kesehatan mental yang paling sering ditemukan adalah sindrom burnout. Burnout merupakan sindrom psikologis dari kelelahan, sinisme, dan inefficacy, yang dialami sebagai respons terhadap stresor kerja kronis. Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi tingkat burnout pada tenaga kerja di PT. Putra Perkasa Abadi Jobsite MLP, (2) Menganalisis pengaruh faktor organisasi (beban kerja mental, konflik peran, ambiguitas peran, dukungan atasan, dukungan sosial, dan shift kerja) terhadap burnout pada tenaga kerja di PT. Putra Perkasa Abadi Jobsite MLP. Metode Penelitian analitik dengan menggunakan data kuantitatif dengan metode survey dalam pengumpulan datanya. Populasi dalam penelitian ini mencakup 912 karyawan, dengan jumlah sampel sebanyak 113 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Kuisioner meliputi BAT (Burnout sessment Tool), RSME (Rating Scale Mental Effort), RCS (Role Conflict and Ambiguity Scale), PSS (Perceived Supervisor Support Scale), MPSS (Multidimentional Perceived Support Scale). Tahapan analisis data meliputi uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, serta uji hipotesis melalui analisis regresi linear berganda (uji t dan uji F) pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 24. Hasil uji stimultan (F) menunjukkan nilai signifikansi 0,000, yang membuktikan bahwa faktor-faktor organisasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemunculan burnout. Secara parsial (uji t), variabel konflik peran (p=0,009), beban kerja mental (p=0,000), peran atasan (p=0,004), shift kerja (p=0,025), dan frekuensi overshift yang sering (p=0,003) terbukti memberikan pengaruh signifikan secara statistik. Di sisi lain, variabel ambiguitas peran, dukungan sosial, dan frekuensi overshift yang jarang tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam model ini.