PERBANDINGAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL BERDASARKAN UNIT OPERASIONAL DI PT MADUBARU PG-PS MADUKISMO

Other Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2026

Author

FAIZ MUHAMMAD HAFIZ 442023731019 Ilmu Kesehatan

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan, keselamatan, dan produktivitas pekerja. Beban kerja yang tidak sesuai dengan kapasitas pekerja dapat meningkatkan risiko kelelahan, menurunkan konsentrasi, serta berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja. PT Madubaru PG-PS Madukismo, sebagai perusahaan yang bergerak di industri gula, memiliki karakteristik pekerjaan yang melibatkan tuntutan fisik dan mental pada setiap unit operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja fisik dan beban kerja mental berdasarkan unit operasional di PT Madubaru PG-PS Madukismo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan melibatkan uji Komparatif dalam menentukan perbedaan beban kerja berdasarkan unit operasionalnya dengan pendekatan cross-sectional dalam proses pengumpulan data. Sampel penelitian berjumlah 37 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional cluster sampling. Pengukuran beban kerja fisik dilakukan menggunakan metode Cardiovascular Load (%CVL), sedangkan beban kerja mental diukur menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai %CVL pada setiap unit operasional berkisar antara 24,8%–26,1%, sehingga seluruh unit termasuk dalam kategori tidak terjadi kelelahan. Berdasarkan distribusi kategori %CVL, sebanyak 89,2% responden berada pada kategori beban kerja fisik ringan dan 10,8% pada kategori sedang. Rata-rata skor NASA-TLX menunjukkan bahwa Stasiun Pemurnian memiliki beban kerja mental tertinggi (8,25) dengan kategori Very High, sedangkan Stasiun Masakan memiliki skor terendah (6,74) dengan kategori High. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada beban kerja fisik (p = 0,994) maupun beban kerja mental (p = 0,282) antar unit operasional. Dengan demikian, beban kerja fisik pekerja masih berada dalam batas fisiologis yang aman, sedangkan beban kerja mental tergolong tinggi pada seluruh unit operasional, meskipun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar unit.

Keywords

Beban kerja fisik Beban kerja mental %CVL NASA-TLX One-Way ANOVA Industri gula

Examiners