ANALISIS SENTIMEN DAN PEMODELAN TOPIK PADA OPINI PUBLIK TERHADAP GEJOLAK HAARGA MINYAK DUNIA AKIBAT KONFLIK AS-IRAN PADA PLATFORM X MENGGUNAKAN INDOBERT DAN BERTOPIC
Author
Abstract
Gejolak harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi global serta memicu beragam reaksi dari masyarakat. Media sosial, khususnya platform X (Twitter), menjadi sarana utama dalam mengekspresikan opini publik secara real-time terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen opini publik terhadap kenaikan harga minyak dunia akibat konflik tersebut dengan menggunakan metode Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT). Data penelitian diperoleh melalui proses crawling tweet dengan kata kunci “Minyak Dunia” pada periode 12 April 2026 hingga 1 Mei 2026 dengan jumlah sekitar 3000 data. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, preprocessing (case folding, tokenization, filtering, dan stemming), pelabelan data, pemodelan menggunakan BERT, serta evaluasi menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah model yang mampu mengklasifikasikan sentimen publik ke dalam kategori positif, negatif, dan netral secara akurat, serta memberikan gambaran komprehensif mengenai persepsi masyarakat terhadap dampak konflik geopolitik terhadap harga energi global. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan serta pengembangan analisis sentimen berbasis deep learning pada isu ekonomi global.