Formulasi dan uji aktivitas sediaan sampo antiketombe yogurt whey terhadap jamur Malassezia furfur

Other Farmasi 2026

Author

NANDA FAIZA RAHMA 432022718052 Ilmu Kesehatan

Abstract

Ketombe merupakan masalah kulit kepala yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Malassezia furfur. Senyawa ketokonazol terbukti aman dan efektif dapat mengatasi ketombe, namun dapat menimbulkan beberapa efek samping kulit seperti gatal, kering, perih, serta mengurangi kelembutan pada tekstur rambut. Yogurt whey hasil fermentasi limbah cair keju mengandung senyawa antijamur, sehingga dapat berpotensi sebagai zat aktif sampo antiketombe dengan sedikit efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi yogurt whey dalam formulasi sampo antiketombe serta mengevaluasi aktivitas antijamurnya terhadap Malassezia furfur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan formulasi sampo antiketombe yogurt whey pada variasi konsentrasi F0 (0%), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH sediaan memenuhi persyaratan SNI 06-2692-1992 sediaan sampo dengan rentang nilai pH 5,55–6,87. Nilai viskositas berada pada rentang 714,3–1938,6 cPs, dan tinggi busa 43,3–50,8 mm. Selain itu, sediaan menunjukkan aktivitas antijamur dengan diameter zona hambat dalam rentang 13,25-29,5 mm yang cenderung meningkat seiring bertambahnya konsentrasi yogurt whey. Berdasarkan hasil tersebut yogurt whey berpotensi sebagai bahan aktif dalam sediaan karena mengandung senyawa bioaktif hasil fermentasi, seperti asam laktat, peptida mikroba, dan laktoferin, yang memiliki aktivitas antijamur. Yogurt whey sebagai zat aktif dalam sediaan sampo antiketombe merupakan inovasi baru yang aman, efektif, dan bernilai tambah melalui pemanfaatan limbah industri keju.

Keywords

antijamur ketombe ketokonazol sampo whey

Examiners