Efektivitas pemberian pupuk nano silika komersial merek sikuat dan biochar batang bambu terhadap pertumbuhan timun jepang (cucumuis sativus var japonese.L)
Author
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nano silika komersial merek Si Kuat, biochar batang bambu, serta kombinasi keduanya terhadap pertumbuhan, hasil, dan beberapa sifat kimia tanah pada tanaman timun Jepang (Cucumis sativus L.) yang dibudidayakan pada media tanah berpasir. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dua faktor, yaitu nano silika dan biochar batang bambu, yang masing-masing terdiri atas beberapa taraf perlakuan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, kandungan klorofil A, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, jumlah buah cacat, kadar silika tanaman, pH tanah, dan kandungan C-organik tanah. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5% apabila menunjukkan pengaruh yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kombinasi perlakuan nano silika dan biochar batang bambu belum memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil tanaman timun Jepang dalam satu musim tanam. Biochar batang bambu menunjukkan pengaruh pada beberapa parameter tertentu, terutama pada fase vegetatif, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter generatif seperti jumlah buah, berat buah, dan jumlah buah cacat. Perlakuan nano silika menunjukkan respons terbatas pada fase awal hingga pertengahan pertumbuhan tanaman, tetapi pengaruhnya tidak konsisten hingga fase akhir. Hal ini mengindikasikan bahwa biochar yang bersifat stabil dan nano silika yang tidak berfungsi sebagai amelioran tanah memerlukan waktu yang lebih panjang untuk memberikan dampak nyata terhadap sifat kimia tanah. Secara keseluruhan