PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) URIN KAMBING DAN PUPUK NANO TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL, DAN SERAPAN NITROGEN (N) PADA TANAMAN SAWI (Brassica rapa L.)
Author
Abstract
Pertanian modern menghadapi tantangan dalam menjaga produktivitas sekaligus keberlanjutan lingkungan akibat penggunaan pupuk kimia sintetis secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi pupuk organik cair (POC) urin kambing dan pupuk nano urin kelinci terhadap pertumbuhan, hasil, dan penyerapan nitrogen tanaman sawi (Brassica rapa L.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu pemekatan POC (P1: 100% asli, P2: 75%, P3: 50%) dan konsentrasi pupuk nano (N0: tanpa nano, N1: 0,5 g/L, N2: 1,0 g/L), sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. POC dipekatkan melalui evaporasi termal pada 60°C, sedangkan pupuk nano diproduksi dengan metode ko-presipitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik, ditunjukkan oleh peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, dan berat kering. Pupuk nano tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan penyerapan nitrogen, kecuali pada fase vegetatif aktif (4 MST) melalui kombinasi P3N1 yang menghasilkan tinggi tanaman tertinggi. Penelitian ini mendukung pengembangan teknologi pemupukan organik yang lebih efisien dan berkelanjutan pada budidaya sayuran daun.