EVALUASI TERAPI ANEMIA TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE RAWAT INAP DI RSUD Dr. MOEWARDI SOLO

Other Farmasi 2025

Author

NATHANIA AFINA RAHMANI 432022718058 Ilmu Kesehatan

Abstract

Anemia adalah komplikasi umum pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis. Penurunan fungsi ginjal memperburuk anemia, sehingga penatalaksanaan bertujuan meningkatkan kadar hemoglobin dan memantau parameter hematologi untuk memperbaiki kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi profil penggunaan, rasionalitas, dan efektivitas terapi anemia terhadap peningkatan hemoglobin pada pasien CKD rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Solo. Penelitian ini menggunakan desain prospektif dengan metode observasional pada 50 pasien CKD yang menerima terapi anemia sesuai kriteria inklusi. Data yang dikumpulkan meliputi profil pengobatan anemia, parameter hematologi, rasionalitas terapi dievaluasi berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat rute pemberian, tepat dosis, dan tepat interval/frekuensi. Efektivitas terapi anemia dianalisis dengan uji paired sample t-test membandingkan sebelum dan sesudah terapi pasien. Terapi yang paling banyak digunakan adalah PRC tunggal (36%) dan terapi kombinasi PRC dan asam folat (24%). Evaluasi rasionalitas menunjukkan hasil yang cukup baik dengan tepat indikasi (100%), tepat dosis (100%), tepat rute pemberian (100%), tepat interval (100%), dan tepat obat (24%). Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan (p<0.05) pada hemoglobin dan hematokrit, sedangkan MCV (66%), MCH (66%), dan MCHC (66%) tidak mengalami perubahan signifikan (p>0.05). Terapi anemia pada pasien CKD di RSUD Dr. Moewardi terbukti rasional dan efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Ketepatan indikasi, dosis, interval, rute pemberian telah sesuai dengan pedoman terapi, namun ketepatan obat masih perlu diperhatikan agar terapi yang diberikan sesuai dan lebih optimal pada pasien CKD dengan anemia.

Keywords

Anemia CKD Efektivitas Rasionalitas

Examiners