Telaah Problem Hadis Perspektif Sekuler; Sebuah Pengantar

STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i1.245 SINTA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri hadis terus dilakukan oleh para ulama, dari mulai generasi mutaqaddimîn, mutaakhirîn sampai pada generasi kontemporer (hadîtsiyyah) pada masa sekarang. kajian mereka mengenai hadis tidak pernah lepas dari dua hal; dirâyah dan riwâyah. Kajian mengenai hadis dari sisi dirayah adalah kajian tentang asal-usul tentang kenapa dan bagaimana hadis tersebut muncul. maka jelas bahwa tujuan kritik hadis–baik matan ataupun sanad-yang dilakukan oleh para ulama terdahulu adalah untuk menjaga validitas hadis itu sendiri dari unsur-unsur lain yang bukan hadis. Sehingga muncul istilahistilah seperti hadis sahih, hadis dhaif, hadis hasan dan hadis maudhu. Dalam artian, ada hadis yang benar-benar hadis dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, bahkan ada juga hadis yang sebenarnya tidak bisa disebut hadis (psudou-hadis, maudhu’). Pengkategorian seperti itu adalah hasil dari kritik hadis yang dilakukan oleh para ulama sepanjang lintasan sejarah. Makalah ini menghasilkan setidaknya kita bisa menyimpulkan bahwa sasaran kritik mereka tertuju pada sumber, sanad, matan dan hadis-hadis yang ahad. Tentu kritikan tersebut tidak serta-merta dapat diterima dan dipertanggung jawabkan secara ilmiah, mengingat ada beberapa problem yang harus diluruskan ketika kegiatan kritik hadis dalam perspektif sekuler dilakukan. Dalam konteks ini, kritik tersebut dilakukan oleh orientalis dan para pengikutnya sebagaimana yang telah dijelaskan. Kata kunci: hadist, sekuler, orientalis, dan kritik.

Authors

Topic / Category

Publication Details

36 Citations
1 Authors
2022 Year
0 Ranking
Volume 5
Issue 1
Pages 281–297
Published 05 Mar 2022
Type Jurnal nasional terakreditasi