Autentifikasi Al-Qur'an Melalui Kritik Teks (Kajian Atas Ageless Qur'an Timeless Text: A Visual Study of Surah 17 Across 14 Centuries and 19 Manuscripts)
Abstract
Sejak lama kajian teks terus dilakukan, seolah ia tidak pernah lekang oleh waktu, terutama terhadap validitas teks Al-Qur’ an. Di era permulaan Islam, para sarjana sudah menggunakan metode kritik teks dalam mengkaji manuskrip al-Qur’ an, namun penerapannya sering kali menuai kritik karena berasal dari studi teks Bibel. Padahal prinsip-prinsip kritik teks ini telah dipakai oleh para sahabat Nabi meski istilah textual criticism (kritik teks) belum muncul. Artikel ini berusaha melacak sejauh mana penerapan kritik teks A’ zami yang meneliti 18 manuskrip al-Qur’ an tertuang dalam karyanya Ageless Qur’ an timeless text: A visual study of Sura 17 across 14 centuries and 19 manuscripts. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara menganalisis karya A’ zami tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa A’ zami menerapkan beberapa prinsip kritik teks …