Pengembangan Ilmu Berparadigma Integratif, Kaya Semangat Miskin Metodologi
Abstract
Pembangunan paradigma ilmiah integratif adalah suatu proyek keilmuan yang sangat besar, meski demikian keberhasilan melakukan rekonstruksi paradigma baru itu tidak cukup, sebab masih harus didukung oleh tersedianya metodologi yang fungsional dan efektif. Makalah ini bermaksud menawarkan metodologi pengembangan sains berbasis paradigma integratif, yang tidak hanya fungsional dan efektif, tetapi juga menjamin produktivitas, sekaligus aman dari jeratan praktek kasar pseudosaintifik dan praktek berlebihan sains ideologis. Pengembangan ilmu model “metodologi program riset” yang ditawarkan di sini, di satu sisi kiranya cukup menjadi jawaban atas keraguan akan kompetabilitasnya dengan ilmu-ilmu keislaman, dan pada sisi yang lain juga membantah kekhawatiran akan hilangnya atau terkikisnya nilai-nilai keislaman dengan semakin dijalankannya riset-riset ilmiah, atau dikembangkannya nalar ilmiah secara umum.The construction of integrative scientific paradigm is a grand scientific project, however the success of the reconstruction of a new paradigm that is not enough, because still must be supported by the availability of functional and effective methodology. This paper intends to offer methodology of science development, based on integrative paradigm, which is not only functional and effective, but give guarantee for productivity, as well as safe from the shackles of a practice pseudo-scientific, and excessive practice of ideological science. Scientific development model" methodology of research programs" offered here, on the one hand would be sufficient as an answer to doubts about it's competability to the …