ISLAMISASI METODE BARAT DALAM STUDI AL-QUR’AN: STUDI KASUS SEMITIC RHETORICAL ANALYSIS (SRA)

Abstract

Penggunaan metode Barat dalam studi Al-Qur’an menimbulkan beberapa permasalahan dan kekhawatiran. Artikel ini membahas Islamisasi metode Barat dalam kajian Al-Quran, terutama pada metode Semitic Retorical Analysis (SRA) yang dipelopori oleh Michel Cuypers. Tujuan utama penelitian ini adalah mengislamkan metode SRA agar lebih selaras dengan nilai-nilai Islam dalam memahami Al-Quran. Penelitian studi kasus kualitatif ini mengadopsi pendekatan Islamisasi ilmu pengetahuan seperti yang diperkenalkan oleh Syed M. Naquib Al-Attas dan Isma’il Raji Al-Faruqi. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan SRA oleh Cuypers dalam menganalisis teks Alquran menimbulkan kekhawatiran karena ketidaksesuaian dengan prinsip penafsiran dalam keilmuan Islam. Kritik terhadapnya meliputi pengabaian sabab al-Nuzūl, tidak merujuk pada hadis Nabi, reduksi makna ayat, dan partisi teks secara sewenang-wenang. Dalam upaya mengislamkan metode tersebut, penelitian ini menyarankan untuk menghilangkan hal-hal tersebut dan mengintegrasikan unsur-unsur ilmu Al-Quran, seperti sabab al-Nuzūl, riwayat hadis Nabi, dan ilmu waqf tanpa mengubah prinsip fundamentalnya, termasuk penentuan tingkat partikel teks dan struktur teks seperti paralelisme, konsentris, dan struktur cermin. Artikel ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode Barat untuk menyelaraskannya dengan prinsipprinsip Islam. Artikel ini menjawab kekhawatiran dan ketidaksetujuan seputar penerapan metode Barat dalam

Authors

Topic / Category

Publication Details

3 Citations
1 Authors
2023 Year
0 Ranking
Volume 18
Issue 2
Published 23 Dec 2023
Type Jurnal nasional terakreditasi