Pendampingan Pembelajaran Makhorijul Huruf Pada Siswa SDN 2 Klepu, Sawo, Ponorogo
Abstract
Sebagian besar masyarakat di Desa Sriti adalah petani dan peternak, hasil pertanian di desa ini cukuplah melimpah khususnya pada tanaman padi dan porang, ketergantungan para petani di Desa Sriti akan pupuk subsidi sangatlah kuat, melihat pupuk subsidi yang di berikan dari pemerintah semakin berkurang, hal ini menyebabkan kurangnya asupan pupuk pada tanaman. Oleh karena itu perlu adanya pupuk tambahan yaitu pupuk kompos atau organik untuk para petani guna memenuhi kebutuhan tanaman. Pada permasalahan ini maka perlu adanya penyuluhan, pelatihan, demonstrasi dan pendampingan. Hasil menunjukkan adanya respon positif dari pemerintah serta partisipasi aktif dari para petani yang tinggi di antaranya mengikuti program pendampingan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi dengan tiga kegiatan, penyuluhan, pendampingan, dan uji kelayakan. Di sisi lain terjadi peningkatan kedisiplinan dan partisipasi peserta mahasiswa KKN dan masyarakat, dengan melihat keberhasilan berupa produk yang di hasilkan yaitu pupuk organik dari kotoran hewan ternak (sapi).